Allah menjadikan tidur sebagai nikmat besar bagi hamba-
Nya. Tidur juga merupakan tanda-tanda dari
Allah yang dibentangkan di hadapan manusia, agar ia berupaya menguak rahasianya. Dengan tersingkapnya rahasia ini, manusia diharapkan merasakan nikmat karunia
Allah itu, dan pada akhirnya menghaturkan syukur, serta mengakui kuasa
Allah, Sang Pencipta tanpa tara.
Mendengarkan Tidur
Seruan agar manusia memahami kehebatan Allah pada fenomena tidur nampaknya sangat penting. Bahkan sampai ada ayat khusus yang Allah wahyukan berkenaan dengan hal itu: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS. Ar Ruum, 30:23)